Wahai engkau hati yang pernah kugapai,
Mengapa engkau pergi meninggalkanku..?
Apa kau tak pernah tau, Betapa aku merindukan mu,
Kaulah hati yang pernah Kugapai.
Engkau pergi tanpa alasan yang pasti,
Sama seperti malam yang mempertemukan kita
Mengapa kita harus bertemu..?
Inilah pertanyaan yang belum dapat ku uraikan,
Yang selalu kutanyakan pada sang malam.
Bila aku tersendiri, selalu tentang mu,
apakah kau tau perasaan ku kini..?
Hari-hari ku kini seperti menyesali sebuah Mimpi indah,
Dengan kejadian Kemarin,
Kehadiran mu seperti mimpi yang tak pernah ku inginkan,
Mengapa engkau datang kalau hanya untuk Menghancur kan ku lagi,
Ku kan tetap tegar walau kepergianmu teramat menyiksaku
Melangkah lah dengan pasti,
sudah sering kali kunikmati luka seperti ini,
Ku kan tetap tersenyum menjalani hari-hariku
Sama seperti diwaktu kita belum pernah bertemu,
Dengan Hati yang sedih,
Ku kan tetap tertawa,
walau dengan suara parau,
ku kan tetap bernyanyi
Semoga engkau mendengar..!
Walau dengan Bibir Bergetar , aku akan berbisik pada angin,
Dengarlah suara hatiku,
Kisah kita kan tetap abadi,
Seperti Cerita yang di angkat Dari sebuah NOVEL
Inginku kau Tetap tegar,
Berjuanglah lepas dari luka yang pernah kutancapkan di Hatimu
Jangan pernah Kembali,
melangkahlah dengan Gagah,
Sudah beribu musim ku jalani Tanpamu
Sangat sulit bagiku tuk melupakan mimpi indah yang pernah kugapai,
Karena tempat ini selalu mengingatkan ku
Pada mimpi yang kemarin
Aku hanya bisa berharap
Semoga tempat ini bisa bercerita kepada seseorang
yang bisa mengerti dengan keadaan ku,
Hingga aku menemukan penawar luka ku,
Itulah harapan ku pada mu,
Wahai Gubuk Kenangan
aku hanya bisa berharap
Senin, 10 Januari 2011 | by hafifih
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Posting Komentar